Guebukanmonyet!

Met Lebaran

Posted on: October 1, 2008

Minal Aidzin Wal Faidzin. Maafkan lahir dan batin. I would like to apologize if my writings and comments have been hurtful to some. You know I didn’t mean that.

And I would like to share my happiness to you all on this very special day. I wish you all the best and I hope we learned something important from the holy month of ramadhan.

Eid Mubarak, Happy Eid-Ul-Fitr, and Met Lebaran!

Love,
guebukanmonyet.com

11 Responses to "Met Lebaran"

Sama2. selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H.
Tas, boleh blog link ke gue diganti yg baru? Gue udah pindah ke domain sendiri sejak bbrp bulan lalu.
link yg baru: http://rimafauzi.com/blogs.
thanks!

Sama-sama yar Tasa.

Wassalam!

Selamat hari raya Idul Fitri
Mohon maaf lahir batin juga..

Hey Tasa, happy Eid, haven’t visited this wonderful blogs of your for such a long long time, haha, didn’t even have time at all to go to Warnet in Indonesia to update my blog.😆

mohon maaf lahir batin
met idul fitri ya Sa…

*ga nyangka ada Yuki
darimana aja paaaakkkk….

mohon maaf juga, kak tasa…
saya mau tanya, mengapa para muslim meminta maaf dan saling memaafkan setiap lebaran?
tidakkah pengampunan adalah proses setiap waktu?
eh, maaf. tidak maksud berdebat.

Met lebaran for everyone! Thanks for sharing that you care.

Rima: Ok, tidak masalah langsung diganti yah🙂

Areta: Jawabannya sama dengan mengapa umat Kristen hanya memperingati Natal setahun sekali atau mengapa perayaan Nyepi dirayakan hanya setahun sekali. Menurut kamu kenapa? Hehe.

Tasa, sorry for delay.
Happy Great Eid, pals

better late than never rite

Sorry Mas Tasa … telat ngucapin nich

Selamat hari raya idul fitri dan mohon maaf lahir dan batin.

panther sekeluarga

kak tasa, beda. memperingati kan gak dilakukan setiap waktu. itu sesuatu yang dilakukan secara rutin untuk mengingat sesuatu (yaiyalah).
lalu, maaf memaafkan? apakah itu semacam peringatan?

Harriansyah: It’s ok bro🙂 Met lebaran for you too.

Yunita: Thank you Yunita. Warm blesses for you and family.

Areta: Beda gimana? Natal, misalnya, kalau tidak salah adalah hari untuk memperingati kelahiran Yesus dan setiap umat Kristen dianjurkan untuk mengingat nilai-nilai kebaikan yang ia ajarkan selama hidup. Nah, apakah kegiatan mengingat itu hanya dapat dilakukan pada hari Natal? Yah kan enggak. Sesederhana itu.

Dan lebih dari itu, budaya saling memaafkan di hari lebaran tidak hanya menjadi sebuah peringatan dan ceremonial biasa tapi benar-benar bisa dimanfaatkan bagi banyak orang untuk lebih akrab dengan kerabat dan saudara.

Misal ada dua orang yang berantem dan gk ada yang mau kalah, lalu mereka bertemu di hari lebaran walau terpaksa. Awalnya mereka saling gengsi untuk berucap sapa, namun karena yang lain saling bersilahturahmi akhirnya mereka pun ngobrol, meminta maaf, dan akhirnya baikan deh. Hehe.

It’s not that complicated really.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Read My Articles on

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

About Me

guebukanmonyet is Tasa Nugraza Barley. He's a free man with unique thoughts and dreams. He sees his life and this world differently from anyone else. That's because he knows what he wants; and for that reason he doesn't want to be the same. Read why he blogs, here.

Contact Me

guebukanmonyet@gmail.com

Categories

Copyright©2009

All articles and essays were written by guebukanmonyet. Before commenting remember that Life Accepts Differences.
%d bloggers like this: